Brmm! Brukk! Genting Rumah Jatuh Saat Pesawat Landing
Lima genting berupa asbes bergeser. Tiga di antaranya jatuh. Atap dapur rumah semi permanen pun bolong.
Peristiwa itu langsung dilaporkan ke polisi oleh warga setempat. Sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu (2/1/2013), polisi datang. Mereka mengecek lokasi dan memeriksa pemilik rumah.
"Kita mediasi agar persoalan ini bisa selesai," kata Kapolres Pangkalpinang, AKBP Bariza Sulfi.
PT Angkasa Pura II dan perwakilan Sriwijaya Air didatangkan. Staf PT Angkasa Pura Suwardana menyatakan akan menyelesaikan persoalan tersebut. Namun dia tak menyebutkan, bagaimana teknis pelaksanaan ganti rugi. "Nanti akan diselesaikan," katanya.
Lian tinggal di rumah sederhana tersebut bersama suaminya, Lim Kong Tet (55). Jarak rumah mereka dengan kawasan Bandara Depati Amir Bangka sekitar 500 meter. Jika ada pesawat landing, mereka mengaku sangat terganggu. Selain bising, kadang genteng rumahnya bergetar.
Lian menyatakan kondisi itu dirasakan sejak tiga tahun terakhir. "Sudah 4 kali seperti ini. Atap rumah seperti disambar (pesawat)," ungkapnya.
No comments:
Post a Comment